Kertosari, 25 Juli 2026 – Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Kertosari Utara melalui Majelis Taklim kembali menyelenggarakan Kajian Rutin yang menjadi agenda pembinaan jamaah pada pekan terakhir setiap bulan. Kegiatan bulan Juli ini dilaksanakan pada Sabtu, 11 Safar 1448H bertepatan dengan 25 Juli 2026 M, bertempat di Sekretariat PRA Kertosari Utara, Jalan Handayani No. 7, Kertosari, dengan mengangkat tema “Muslimah Strong – Keluarga Strong”.

Kajian rutin ini dihadiri oleh anggota ‘Aisyiyah, simpatisan, serta masyarakat sekitar yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Kegiatan bertujuan memperkuat pemahaman keislaman, meningkatkan kualitas pribadi muslimah, serta menguatkan peran perempuan dalam membangun keluarga yang tangguh dan berkemajuan sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Tri Ulul Umi Fadhilah, S.Pd.I selaku pembawa acara, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadzah Maschofah. Seluruh peserta kemudian bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars ‘Aisyiyah yang dipandu oleh Ustadzah Dewi Irawati, S.E., sebagai wujud kecintaan kepada bangsa sekaligus penguatan semangat bermuhammadiyah dan ber-‘Aisyiyah.

Dalam sambutannya, Ketua Majelis Taklim PRA Kertosari Utara, Ustadzah Acie Sri Astinah, S.Psi, menyampaikan bahwa kajian rutin merupakan salah satu media dakwah dan pembinaan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas keimanan, keilmuan, dan ukhuwah di tengah masyarakat. Beliau juga mengajak seluruh jamaah untuk terus istiqamah menghadiri majelis ilmu sebagai bekal dalam menjalankan peran sebagai muslimah, istri, ibu, sekaligus kader Persyarikatan.

Pada sesi kajian, Amah Hida menguraikan bahwa keluarga yang kuat berawal dari pribadi muslimah yang memiliki keimanan yang kokoh, akhlak yang mulia, serta semangat untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Seorang muslimah tidak hanya dituntut memiliki ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam keluarga melalui sikap sabar, bijaksana, serta berorientasi pada nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Beliau juga menekankan bahwa peran perempuan sebagai madrasah pertama bagi anak-anak memiliki arti yang sangat strategis. Oleh karena itu, penguatan karakter, keteladanan, komunikasi yang baik, dan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam menjadi fondasi penting dalam membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Suasana kajian berlangsung hangat dan komunikatif melalui sesi diskusi interaktif. Para peserta aktif menyampaikan pertanyaan, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi muslimah dalam mendampingi keluarga di tengah perkembangan zaman. Interaksi tersebut menunjukkan tingginya semangat jamaah untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah Swt. agar ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat, menambah keimanan, serta menjadi bekal dalam mewujudkan keluarga-keluarga yang tangguh, harmonis, dan diridhai Allah Swt.

Melalui Kajian Rutin Majelis Taklim ini, PRA Kertosari Utara berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang pembinaan yang berkelanjutan bagi jamaah. Diharapkan semangat “Muslimah Strong – Keluarga Strong” dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga lahir muslimah yang berkarakter, keluarga yang kokoh, serta masyarakat yang berkemajuan sesuai cita-cita Gerakan ‘Aisyiyah.