Kertosari – Semangat menebar ilmu dan memperkuat spiritualitas di bulan suci Ramadhan kembali diwujudkan oleh Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Kertosari Utara melalui kegiatan Kajian Ramadhan bertajuk “Pintu Surga bagi Wanita”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 16 Ramadhan 1447 H bertepatan dengan 5 Maret 2026 di Kertosari sebagai bagian dari realisasi program kerja Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) PRA Kertosari Utara.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pimpinan, anggota, serta jamaah perempuan yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Momentum Ramadhan dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperdalam pemahaman keislaman sekaligus mempererat ukhuwah di lingkungan masyarakat.
Acara diawali dengan pembukaan oleh umma Tri Ulul Umi Fadhilah, S.Pd.I, kemudian dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an bersama yang menghadirkan suasana khusyuk dan penuh keberkahan. Seluruh peserta kemudian bersama-sama menyanyikan Mars ‘Aisyiyah, meneguhkan kembali semangat gerakan perempuan berkemajuan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Selanjutnya, Ketua PRA Kertosari Utara, Dra. Purwantiningsih, MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan kajian Ramadhan ini merupakan salah satu ikhtiar organisasi dalam memperkuat keimanan serta meningkatkan pemahaman keislaman perempuan.
“Kajian ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi para perempuan untuk semakin memahami peran dan kedudukannya dalam Islam. Melalui ilmu dan amal, perempuan dapat menjadi jalan kebaikan bagi keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Memasuki sesi inti, tausyiah disampaikan oleh Ust. Imam Fauzan, MM, yang mengangkat tema “Pintu Surga bagi Wanita.” Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Islam memberikan kemuliaan besar kepada perempuan dan membuka banyak jalan menuju surga.
“Pintu surga wanita ada pada ridho suaminya,” ujar Ust. Imam Fauzan
Beliau mengingatkan bahwa Rasulullah SAW pernah menyampaikan bahwa seorang wanita yang menjaga shalatnya, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya, serta taat kepada suaminya, maka ia dipersilakan masuk surga melalui pintu mana saja yang ia kehendaki. Pesan tersebut menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah tausyiah, kegiatan dilanjutkan dengan motivasi dan nasihat dari penasehat, Ummu Fatchul Jannah, yang mengajak para jamaah untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, serta memperkuat peran perempuan sebagai pilar keluarga dan masyarakat.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kekuatan untuk terus istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam. Suasana kebersamaan semakin terasa saat para peserta melaksanakan ifthar (buka puasa) bersama, dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah dan ramah tamah sederhana yang penuh kehangatan.
Melalui kegiatan ini, PRA Kertosari Utara berharap kajian Ramadhan tidak hanya menjadi agenda rutin semata, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran spiritual dan semangat belajar sepanjang hayat.
Di bulan yang penuh rahmat ini, setiap perempuan diingatkan bahwa jalan menuju surga terbuka luas bagi mereka yang menjaga iman, memperindah akhlak, serta menebarkan kebaikan dalam kehidupan. Ramadhan menjadi momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal, dan menguatkan tekad menjadi perempuan muslimah yang berilmu, berakhlak, dan membawa keberkahan bagi sesama.
Semoga setiap langkah kecil dalam menuntut ilmu dan beribadah di bulan suci ini menjadi bagian dari perjalanan menuju ridha Allah SWT dan pintu-pintu surga-Nya.
Alhamdulillah. Allohuakbar. Sebanyak 60 peserta kajian dari anggota PRA KERTARA abtusias mengikuti kegiatan. Masyaa Alloh. Bangga dan bahagia. Minta doa dan dukungannya agar kami tetap istiqomah. Yang belum gabung
kehadiran dan partisipasinya tetap ditunggu. Terima kasih dengan PRA KETTARA